(1) Aplikasi Ultrasonik. Gelombang ultrasonik dapat dimanfaatkan untuk berbagai macam keperluan antara lain:
a) kacamata tunanetra, dilengkapi
dengan alat pengirim dan penerima ultrasonik memanfaatkan pengiriman dan
penerimaan ultrasonik. Perhatikan bentuk kaca tuna netra pada gambar
berikut.
b) mengukur kedalaman laut, untuk
menentukan kedalaman laut (d) jika diketahui cepat rambat bunyi (v) dan
selang waktu (t), pengiriman dan penerimaan pulsa adalah :
c) alat kedokteran, misalnya pada pemeriksaan USG (ultrasonografi). Sebagai contoh, scaning ultrasonic dilakukan dengan menggerak-gerakan probe
di sekitar kulit perut ibu yang hamil akan menampilkan gambar sebuah
janin di layar monitor. Dengan mengamati gambar janin, dokter dapat
memonitor pertumbuhan, perkembangan, dan kesehatan janin. Tidak seperti
pemeriksaan dengan sinar X, pemeriksaan ultrasonik adalah aman (tak
berisiko), baik bagi ibu maupun janinnya karena pemerikasaan atau
pengujian dengan ultrasonic tidak merusak material yang dilewati, maka
disebutlah pengujian ultrasonic adalah pengujian tak merusak (non destructive testing, disingkat NDT).
Tehnik scanning ultrasonic juga digunakan untuk memeriksa hati (apakah
ada indikasi kanker hati atau tidak) dan otak. Pembuatan perangkat ultrasound
untuk menghilangkan jaringan otak yang rusak tanpa harus melakukan
operasi bedah otak. “Dengan cara ini, pasien tidak perlu menjalani
pembedahan otak yang berisiko tinggi. Penghilangan jaringan otak yang
rusak bisa dilakukan tanpa harus memotong dan menjahit kulit kepala atau
sampai melubangi tengkorak kepala.
(2) Manfaat cepat rambat bunyi dalam kehidupan sehari-hari yaitu:
a) Cepat rambat gelombang bunyi juga dimanfaatkan oleh para nelayan untuk mengetahui siang dan malam.
b) Pada malam hari kita mendengar
suara lebih jelas daripada siang hari karena kerapatan udara pada malam
hari lebih rapat dibandingkan dengan siang hari.
a) Pemanfaatan resonansi pada alat musik seperti seruling, kendang, beduk dan lainnya.
(4) Manfaat pemantulan bunyi dalam kehidupan sehari-hari, antara lain:
a) menentukan kedalaman laut
Pada dinding kapal bagian bawah dipasang
sebuah sumber getaran (osilator). Di dekat osilator dipasang alat
penerima getaran (hidrofon). Jika waktu getaran (bunyi) merambat (t)
sekonuntuk menempuh jarak bolak-balik yaiu 2 L meter, maka cepat rambat
dapat dihitung sebagai berikut.
Di mana:
v = cepat rambat bunyi (m/s)
L = dalamnya laut (m)
t = waktu (t)
b) melakukan survei geofisika
mendeteksi, menentukan lokasi dan
mengklasifikasikan gangguan di bumi atau untuk menginformasikan struktur
bumi, mendeteksi lapisan batuan yang mengandung endapan minyak
c) prinsip pemantulan ultrasonik
dapat digunakan untuk mengukur ketebalan pelat logam, pipa dan
pembungkus logam yang mudah korosi (karat).
d) Mendeteksi retak-retak pada struktur logam
Untuk mendeteksi retak dalam struktur logam atau beton digunakan scanning ultrasonic
inilah yang digunakan untuk memeriksa retak-retak tersembunyi pada
bagian-bagian pesawat terbang, yang nanti bisa membahayakan penerbangan
pesawat. Dalam pemerikasaan rutin, bagian-bagian penting dari pesawat
di-scaning secara ultrasonic. Jika ada retakan dalam logam,
pantulan ultrasonic dari retakan akan dapat dideteksi. Retakan ini
kemudian diperiksa dan segera diatasi sebelum pesawat diperkenankan
terbang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar